Sunday, September 8, 2019

pengertian marketing

Marketing adalah serangkaian proses yang dilakukan untuk memasarkan produk atau mengenalkan produk kepada masyarakat dengan berbagai cara, agar produk tersebut menjadi banyak diminati oleh masyarakat luas. Sehingga dalam hal ini pengertian marketing tidak hanya sebatas saat terjadi pemasaran, namun juga mengenai strategi yang digunakan, serta cara memberikan kepuasan kepada konsumen.
Customer satisfaction survey on a sky background
Konsumen sebagai orientasi utama kegiatan pemasaran. Kepuasan konsumen menjadi hal yang paling penting untuk diperhatikan. Jika pada proses sales hubungan konsumen terjadi hanya pada saat itu. Berbeda dengan marketing, yang mana hubungannya akan terus berlanjut. Marketing akan terus memperhatikan pelanggannya. Hubungan marketing dengan pelanggan harus dijaga dengan baik. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan loyalitas pelanggan terhada produk Anda.
Marketing adalah bagian penting dari suatu perusahaan. Melalui kegiatan tersebut, barang dari produsen bisa sampai kepada konsumen. Oleh sebab itu, marketing sering disebut sebagai penghubung produsen dan konsumen. Strategi marketing harus jelas. Hal ini perlu dilakukan agar barang dari produsen dapat sampai kepada konsumen dalam waktu yang tepat. Strategi ini perlu dilakukan untuk menghindari terjadi kekecewaan konsumen.
Seorang pekerja marketing, harus paham betul mengenai pengertian marketing. Hal inilah yang akan membantu mereka dalam menjalankan tugasnya. Staf marketing harus memahami empat konsep dasar marketing, yaitu produksi, produk, penjualan, dan pemasaran.
Konsep pertama yaitu produksi. Staf marketing harus tahu mengenai produk yang sedang diminati konsumen pada saat itu. Lakukan pengamatan langsung ke lapangan. Selidiki juga harga yang beredar di pasaran. Hal ini dapat menjadi acuan untuk merencanakan produk apa yang akan dihasilkan perusahaan nantinya.
great-salesman
Konsep yang kedua adalah produk. Konsumen akan menyukai produk yang berkualitas tinggi. Oleh sebab itu, perlu dilakukan peningkatan kualitas terhadap produk. Ciptakan produk yang memiliki kualitas lebih baik daripada produk perusahaan lain. Hasilkan produk yang memiliki keunikan sendiri, berbeda dengan para pesaing. Hal ini akan menjadi ciri khusus produk Anda. Sehingga diharapkan konsumen akan lebih tertarik dengan produk Anda.
Konsep yang ketiga adalah penjualan. Promosi merupakan salah satu bagian penjualan. Kegiatan ini dilakukan untuk mengenalkan kepada konsumen tentang produk yang kita miliki. Jika perlu, berikan bonus terhadap pembeli dengan syarat tertentu. Hal ini tentunya dapat menjadi tarik konsumen untuk datang ke perusahaan Anda.
kepuasan-konsumen
Konsep yang keempat adalah pemasaran. Konsep ini merupakan lanjutan dari konsep penjualan. Tujuan utama dari kegiatan marketing adalah terpenuhinya kebutuhan pasar. Kepuasan pelanggan terhadap produk dalam hal ini sangat diperhatikan. Kebutuhan pasar dianggap berhasil terpenuhi, jika Anda mampu memenuhi keinginan pelanggan.
Ada juga yang mendefinisikan marketing sebagi proses persaingan antar perusahaan untuk menghasilkan produk berkualitas. Persaingan ini terjadi tentunya karena ingin menarik hati konsumen. Kualitas produk yang baik, akan lebih diminati oleh konsumen. Apalagi jika didukung oleh pelayanan yang baik terhadap konsumen
Marketing dapat didefinisikan sebagai usaha memadukan beberapa faktor untuk memenuhi kebutuhan konsumen, demi tercapainya kepuasan konsumen. Pada dasarnya marketing selalu berhubungan dengan konsumen. Walaupun berbeda-beda pendapat orang tentang marketing, namun pada intinya selalu bertujuan untuk memberikan kepuasan kepada konsumen.
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pengertian marketing adalah strategi dalam menjalankan bisnis. Berhasil tidaknya suatu bisnis, tergantung pada proses marketingnya. Proses yang baik adalah selalu menjadikan kepuasan pelanggan sebagai tujuan utamanya. Hal ini karena terpenuhinya keinginan pelanggan, menunjukkan terpenuhinya permintaan pasar.

jenis jenis pasar

Jenis – Jenis Pasar dibedakan menurut bentuk kegiatan, cara transaksi dan menurut jenis barangnya.
Pengertian Pasar atau Definisi Pasar adalah tempat bertemunya calon penjual dan calon pembeli barang dan jasa.
Di pasar antara penjual dan pembeli akan melakukan transaksi. Transaksi adalah kesepakatan dalam kegiatan jual-beli.  Syarat terjadinya transaksi adalah ada barang yang diperjual belikan, ada pedagang, ada pembeli, ada kesepakatan harga barang, dan tidak ada paksaan dari pihak manapun.
Jenis-Jenis Pasar
Jenis pasar menurut bentuk kegiatannya. Menurut dari bentuk kegiatannya pasar dibagi menjadi 2 yaitu pasar nyata ataupun pasar tidak nyata(abstrak).  Maka kita lihat penjabaran berikut ini:
  • Pasar Nyata.
Pasar nyata adalah pasar diman barang-barang yang akan diperjual belikan dan dapat dibeli oleh pembeli. Contoh pasar tradisional dan pasar swalayan.
  • Pasar Abstrak.
Pasar abstrak adalah pasar dimana para pedagangnya tidak menawar barang-barang yang akan dijual dan tidak membeli secara langsung tetapi hanya dengan menggunakan surat dagangannya saja. Contoh pasar online, pasar saham, pasar modal dan pasar valuta asing.
Jenis pasar menurut cara transaksinya. Menurut cara transaksinya, jenis pasar dibedakan menjadi pasar tradisional dan pasar modern.
  • Pasar Tradisional
Pasar tradisional adalah pasar yang bersifat tradisional dimana para penjual dan pembeli dapat mengadakan tawar menawar secar langsung. Barang-barang yang diperjual belikan adalah barang yang berupa barang kebutuhan pokok.
  • Pasar Modern
Pasar modern adalah pasar yang bersifat modern dimana barang-barang diperjual belikan dengan harga pas dan denganm layanan sendiri. Tempat berlangsungnya pasar ini adalah di mal, plaza, dan tempat-tempat modern lainnya.
Jenis – Jenis Pasar menurut jenis barangnya. Beberapa pasar hanya menjual satu jenis barang tertentu , misalnya pasar hewan,pasar sayur,pasar buah,pasar ikan dan daging serta pasar loak.
Jenis – Jenis Pasar menurut keleluasaan distribusi. Menurut keluasaan distribusinya barang yang dijual pasar dapat dibedakan menjadi:
  • Pasar Lokal
  • Pasar Daerah
  • Pasar Nasional dan
  • Pasar Internasional
Pengertian dan Macam-macam Pasar Menurut Bentuk dan Strukturnya
Pasar menurut struktur dibedakan menjadi empat macam yaitu pasar persaingan sempurna, monopoli, persaingan monopolistik, dan oligopoli.
a. Pasar Persaingan Sempurna
Pasar persaingan sempurna disebut juga pasar persaingan murni adalah pasar di mana terdapat banyak penjual dan pembeli dan mereka sudah sama-sama mengetahui keadaan pasar.
Pasar persaingan sempurna memiliki ciri-ciri berikut ini.
1) Banyak penjual dan pembeli.
2) Barang yang diperjualbelikan sejenis (homogen).
3) Penjual maupun pembeli memiliki informasi yang lengkap tentang pasar.
4) Harga ditentukan oleh pasar.
5) Semua faktor produksi bebas masuk dan keluar pasar.
6) Tidak ada campur tangan pemerintah. Contoh pasar persaingan sempurna antara lain pasar hasil-hasil pertanian.
b. Pasar Persaingan Tidak Sempurna
Pasar persaingan tidak sempurna adalah kebalikan dari pasar persaingan sempurna yaitu pasar yang terdiri atas sedikit penjual dan banyak pembeli. Pada pasar ini penjual dapat menentukan harga barang. Barang yang diperjualbelikan jenisnya heterogen (berbagai jenis barang). Pasar persaingan tidak sempurna mempunyai beberapa bentuk pasar.
1) Pasar Monopoli
Pasar monopoli adalah pasar yang terjadi apabila seluruh penawaran terhadap sejenis barang pada pasar dikuasai oleh seorang penjual atau sejumlah penjual tertentu. Pada pasar monopoli terdapat ciri-ciri berikut ini.
a) Hanya ada satu penjual sebagai pengambil keputusan harga (melakukan monopoli pasar).
b) Penjual lain tidak ada yang mampu menyaingi dagangannya.
c) Pedagang lain tidak dapat masuk karena ada hambatan dengan undang-undang atau karena teknik yang canggih.
d) Jenis barang yang diperjualbelikan hanya semacam.
e) Tidak adanya campur tangan pemerintah dalam penentuan harga, contoh: PT Pertamina (persero), PT Perusahaan Listrik Negara (persero), dan PT Kereta Api (persero).
2) Pasar Persaingan Monopolistis
Pasar persaingan monopolistis adalah pasar dengan banyak penjual yang menghasilkan barang yang berbeda corak. Pasar ini banyak dijumpai pada sektor jasa dan perdagangan eceran. Misalnya jasa salon, angkutan, toko obat/apotik, dan toko kelontong.
Pada pasar persaingan monopolistik terdapat ciri-ciri berikut ini.
a) Terdiri atas banyak penjual dan banyak pembeli.
b) Barang yang dihasilkan sejenis, hanya coraknya berbeda. Contoh: sabun, pasta gigi, dan minyak goreng.
c) Terdapat banyak penjual yang besarnya sama, sehingga tidak ada satu penjual yang akan menguasai pasar.
d) Penjual mudah menawarkan barangnya di pasar.
e) Penjual mempunyai sedikit kekuasaan dalam menentukan dan memengaruhi harga pasar.
f) Adanya peluang untuk bersaing dalam keanekaragaman jenis barang yang dijual.
3) Pasar Oligopoli
Pasar oligopoli adalah pasar yang hanya terdiri atas beberapa penjual untuk suatu barang tertentu, sehingga antara penjual yang satu dengan yang lainnya bisa memengaruhi harga. Contoh:
perusahaan menjual mobil dan sepeda motor, perusahaan rokok, industri telekomunikasi, dan perusahaan semen. Pasar oligopoli mempunyai ciri-ciri berikut ini.
a) Hanya terdapat sedikit penjual, sehingga keputusan dari salah satu penjual akan memengaruhi penjual lainnya.
b) Produk-produknya berstandar.
c) Kemungkinan ada penjual lain untuk masuk pasar masih terbuka.
d) Peran iklan sangat besar dalam penjualan produk perusahaan.

analisa pasar

Pentingnya Melakukan Analisis Pasar

6 Langkah Mudah Melakukan Analisis Pasar Untuk Menentukan Pasar Baru
Salah satu faktor yang memengaruhi perlunya dilakukan analisis pasar adalah tingkat frekuensi para konsumen atau para pembeli dalam membeli suatu barang. Hal ini ditandai dengan sering tidaknya konsumen membeli barang dan bergantung pada tingkat konsumsi barang tersebut. Analisis pasar memang sangat penting untuk dilakukan, khususnya bagi para pemasar yang berorientasi pada Marketing Concept. Sebuah pemahaman tentang pasar sangat dibutuhkan agar dapat memilih dan menetapkan keputusan-keputusan pemasaran yang efektif atau tepat. Terdapat 5 hal utama yang harus diketahui dalam analisis pasar, yaitu:
  1. Gambaran struktur produk pasar, yaitu mengidentifikasi kumpulan produk-produk yang dapat disajikan untuk memuaskan kebutuhan mendasar kemudian menganalisis tingkat kemampuan saling mengganti atau substitusi produk-produk tersebut.
  2. Batasan pasar yang relevan, yaitu batasan kelompok pesaing yang dianggap paling relevan yang dapat ditetapkan seperti antar merk atau sesama pemasar yang memenuhi kebutuhan pangsa pasar yang sama.
  3. Analisis permintaan industri, yaitu mempelajari siapa, mengapa, dan bagaimana para konsumen atau pelanggan membeli jenis produk yang dipasarkan.
  4. Analisis permintaan terhadap merk, yaitu pemahaman bagaimana para pembeli membuat pilihan antara merk atau penjual pada pasar yang relevan.
  5. Identifikasi, yaitu didasarkan pada penelitian perusahaan terhadap peluang-peluang pasar dan pontensial pasar

Tujuan & Keuntungan Melakukan Analisis Pasar

6 Langkah Mudah Melakukan Analisis Pasar untuk Menentukan Pasar BaruAda beberapa tujuan utama dalam melakukan analisis pasar, antara lain adalah untuk mengidentifikasi kebutuhan konsumen yang ingin dipenuhi oleh perusahaan, dan menetapkan cara merancang serta menentukan tawaran yang dapat memuaskan kebutuhan tersebut. Berikut ini adalah tujuan analisis pasar secara lebih rinci:
  1. Agar lebih mengenal lingkungan pasar
  2. Lebih mengenal tipe-tipe pasar
  3. Mengetahui karakteristik pasar secara lebih jelas
  4. Siap menghadapi para pesaing
  5. Dapat melaksanakan kebijakan dalam pemasaran
  6. Mampu membuat program dalam bidang pemasaran
  7. Dapat lebih mengenal ciri-ciri pasar
Analisis pasar dilakukan dalam rangka menggiatkan penjualan, sehingga perusahaan akan mendapatkan keuntungan, yaitu dapat meningkatkan omzet penjualan, memperoleh keuntungan yang diharapkan, dan dapat meningkatkan produksinya, Selain itu, produk atau barang-barang yang dipasarkan oleh perusahaan akan menjadi lebih terkenal, hasil produksi perusahaan akan digemari konsumen. Serta perusahaan dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya.

Langkah Mudah Menentukan Analisis Pasar

6 Langkah Mudah Melakukan Analisis Pasar untuk Menentukan Pasar Baru
Suatu perusahaan akan dikatakan berhasil apabila dalam memajukan usahanya, perusahaan mampu melaksanakan analisis pasar. Analisis pasar merupakan konsep pemasaran yang berorientasi pada kepentingan para konsumen atau berorientasi pada pasar sasaran. Dalam melakukan analisis pasar, terdapat 6 langkah atau tahapan yang akan dilakukan yaitu:

1.Menentukan Pasar Relevan (Relevant Market)

Langkah atau tahapan pertama yang harus dilakukan dalam analisis pasar yaitu menentukan pasar yang relevan. Pasar relevan merupakan serangkaian produk atau jasa di dalam struktur pasar produk total (total product market) yang dinilai pihak manajemen sangat penting dan strategis. Penentuan pasar relevan meliputi dua langkah pokok. Yang pertama, manajemen berusaha menggambarkan dan mendefinisikan pasarnya terlebih dahulu. Dan yang kedua, manajemen menggambarkan struktur pasar-produk beserta batas-batas pasar relevan.

2.Menganalisis Permintaan Primer untuk Pasar Relevan

Langkah yang kedua dalam analisis pasar yaitu menganalisis permintaan primer untuk pasar relevan. Permintaan primer ini mencakup permintaan pada level kelas produk (product class level). Di dalam langkah yang kedua ini, manajemen harus berusaha menggambarkan profil atau karakteristik pembeli dan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi proses pembelian untuk semua merk dan produk dalam pasar relevan. Dengan kata lain, manajemen harus berupaya mendiagnosis siapa pembeli dan non-pembeli dalam pasar relevan dan mengapa mereka membeli atau tidak membeli sebuah produk.

3. Menganalisis Permintaan Selektif Dalam Pasar Relevan

Dalam melakukan langkah-langkah analisis pasar, permintaan selektif adalah permintaan terhadap suatu merk atau pemasok spesifik dalam pasar relevan. Dalam menganalisis permintaan selektif, manajemen lebih berfokus pada pemahaman atas pilihan merk atau pemasok di dalam pasar relevan. Untuk memeriksa perbedaan-perbedaan, kebiasaan-kebiasaan para pembeli dan pola pembeliannya, maka pihak manajemen pemasaran harus menerapkan strategi segmentasi pasar. Diantaranya adalah melakukan identifikasi tipe proses keputusan, dan identifikasi atribut determinan.

4. Menetapkan Segmen Pasar

Dalam langkah ini, pihak manajemen harus memahami berbagai cara untuk mengelompokkan konsumen kedalam segmen-segmen yang para anggotan ya memiliki respons yang sama terhadap program pemasaran spesifik. Ada beberapa ketentuan untuk menetapkan segmentasi pasar yang baik, seperti segmentasi pasar harus mudah dijangkau sehingga proses pemasaran bisa lebih efektif. Segmentasi pasar harus mudah diukur, dan sesuai dengan kelayakan pemasar. Sesuai dengan kelayakan pemasar maksudnya bisa mengukur segmentasi pasar sesuai dengan kemampuan pemasaran produk. Jika segmen yang pilih memiliki banyak kendala, maka proses pemasaran tidak akan berjalan dengan lancar.

5. Menilai Persaingan

Pihak manajemen harus menilai produk/merknya dibandingkan dengan tawaran dari pesaingnya. Salah satu cara yang cukup efektif untuk mendapatkan informasi penting mengenai pesaing adalah melalui competitive intelligence.

6. Mengidentifikasi Pasar Sasaran Potensial

Langkah terakhir yang harus Anda lakukan dalam analisis pasar yaitu mengidentifikasi pasar sasaran. Tujuan akhir dari tahapan ini adalah untuk mengidentifikasi peluang terbaik guna menciptakan pelanggan yang puas dan loyal.
Hingga saat ini, bisnis telah menjamur di masyarakat sehingga dibutuhkan banyak strategi khusus untuk dapat bersaing dan dapat meningkatkan penjualan. Tidak mungkin Anda membangun bisnis kemudian akan langsung memperoleh penghasilan besar secara instan.
Salah satu cara untuk dapat meningkatkan dan mengembangkan bisnis adalah dengan melakukan analisa pasar. Dengan menganalisa potensi pasar terlebih dahulu, maka bisnis yang Anda jalankan akan lebih mudah berkembang. Kelola laporan keuangan bisnis Anda secara lebih mudah dengan software akuntansi online Jurnal. Software akuntansi Jurnal dilengkapi dengan laporan keuangan yang lengkap seperti neraca keuangan, arus kas, laba-rugi, dan lainnya. Dengan begitu, Anda akan lebih fokus dalam mengembangkan bisnis secara lebih handal dan aman.

soal latihan marketing kelas x bdp

1. Jelaskan Pengertian Segmentasi Pasar, dan sebutkan tujuan      dilakukannya segmentasi pasar oleh perusahaan 2. Dalam melakukan segmentas...